Hubungan dengan alumni tidak berhenti ketika seorang santri menanggalkan seragam dan meninggalkan kampus Thursina. Gagasan tersebut menjadi pijakan TGAN Annual Strategic Working Plan 2026 yang mempertemukan seluruh unit Secretariat Office (SO) dan pengurus Thursina Global Alumni Network (TGAN) Kabinet Arka Nawasena di Leiden Conference Hall, Male Campus, Sabtu (19/9/2026).
Mengusung tema “From Legacy to Impact” forum ini menjadi ruang untuk menerjemahkan program Alumni Relation and Development ke dalam agenda kerja yang dapat dijalankan bersama. Program yang sebelumnya telah dipaparkan di tingkat lembaga kemudian diarahkan kepada pengurus TGAN sesuai peran dan tanggung jawab masing-masing.
Manager of Alumni Relation & Development, Ustaz Robby Amrullah Q. M., M.Pd., Dip.Ed., mengatakan perencanaan tersebut diperlukan agar hubungan dengan alumni tidak berhenti pada komunikasi, tetapi berkembang menjadi keterlibatan yang lebih bermakna.
“Yang ingin kami bangun adalah kesamaan arah antara lembaga dan TGAN, sehingga setiap program yang dirancang dapat benar-benar sampai kepada alumni dan memberikan manfaat,” ujarnya.
From Planning to Collective Action
Dalam forum tersebut, Alumni Relation and Development menyampaikan sejumlah program kerja yang telah disusun untuk pengelolaan hubungan dan pengembangan alumni. Pengurus TGAN kemudian mendapatkan arahan mengenai ruang keterlibatan, pembagian peran, serta pola koordinasi yang perlu dibangun untuk menjalankan agenda tersebut.
Kesamaan pemahaman menjadi salah satu fondasi utama yang dibangun dalam pertemuan ini. Dengan pembagian tanggung jawab yang lebih jelas, Kabinet Arka Nawasena diharapkan dapat menerjemahkan agenda lembaga menjadi gerakan yang lebih dekat dengan kebutuhan komunitas alumni.
Bagi TGAN, proses tersebut juga menempatkan alumni bukan sekadar sebagai penerima informasi dari lembaga. Mereka memiliki ruang untuk mengambil bagian dalam membangun jejaring, memperkuat hubungan antarlulusan, sekaligus menghadirkan kontribusi yang dapat dirasakan oleh komunitasnya.
Pendekatan ini merefleksikan nilai Care dalam RECODING, yakni kepedulian yang diwujudkan melalui hubungan yang dijaga dan dikembangkan secara berkelanjutan. Perhatian terhadap alumni melalui upaya lembaga untuk memahami perkembangan dan membuka ruang kontribusi mereka.
TGAN: Stay Connect
Menurut Ustaz Robby, keberadaan TGAN menjadi penting karena hubungan alumni membutuhkan kesinambungan dan pengelolaan yang terarah.
“Kami berharap TGAN tidak hanya menjadi jaringan silaturahmi, tetapi menjadi ruang yang memungkinkan alumni saling menguatkan dan memberi dampak lebih luas,” tegasnya.
Melalui TGAN Annual Strategic Working Plan 2026, Thursina IIBS memperkuat upaya membangun hubungan alumni sebagai bagian dari ekosistem pendidikan yang berkelanjutan. Dari legacy yang telah dibangun para lulusan, lembaga mendorong lahirnya kontribusi baru yang dapat memberi manfaat bagi alumni, almamater, dan masyarakat. (izz)






